banner 728x250
NEWS  

AHY Lepas Peserta Short Course ke China

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, satunasional – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan arahan kepada peserta Short Course ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT) sebelum keberangkatan, Senin (8/1/2026).

Program ini digelar sebagai upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) infrastruktur di lingkungan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.

banner 336x280

AHY berharap para peserta dapat menyerap pembelajaran langsung terkait transformasi pembangunan di Tiongkok sebagai referensi penting dalam pengembangan kebijakan dan program infrastruktur nasional yang berdaya saing serta berorientasi masa depan.

Dalam arahannya, AHY menegaskan peningkatan kualitas SDM harus menjadi prioritas bersama, meski di tengah tingginya intensitas pekerjaan pemerintahan.

Menurutnya, kesibukan tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan pengembangan kapasitas aparatur negara.

“Karena kita semua meyakini SDM yang unggul yang bisa membawa banyak kemajuan dan perbaikan. Tidak ada kata sibuk, tidak ada kata padat atau tinggi intensitas, sehingga kita tidak punya waktu untuk mendorong anggota kita meningkatkan kualitasnya,” ujar AHY.

AHY menilai Tiongkok sebagai contoh nyata transformasi pembangunan yang masif dan cepat, terutama di sektor infrastruktur, teknologi, dan industrialisasi.

Pengalaman belajar langsung di negara tersebut diharapkan dapat menjadi rujukan dalam merumuskan kebijakan pembangunan di Indonesia.Lebih lanjut, AHY menekankan pentingnya membangun kemitraan jangka panjang antara Indonesia dan Tiongkok yang dilandasi oleh kepercayaan serta orientasi masa depan.

“Ada tiga jembatan yang harus dibangun dalam memperkuat hubungan kerja sama Indonesia dan Tiongkok, yaitu trust, opportunity, dan future generation,” jelasnya.

AHY juga meminta para peserta tidak hanya mengikuti kegiatan pembelajaran, tetapi turut melakukan analisis sektoral serta mendokumentasikan berbagai praktik baik yang berpotensi diadaptasi di Indonesia.

Hasil pembelajaran tersebut diharapkan dapat dibagikan kepada seluruh unit kerja sebagai produk pengetahuan yang aplikatif.

“Saya tugaskan kalian untuk memberikan laporan sepulang dari sana, sehingga kembali dengan produk yang bisa di-share dan bermanfaat bagi kita semua,” kata AHY.

Menutup arahannya, AHY menegaskan pentingnya penguatan hubungan antarmanusia (people-to-people connection) sebagai fondasi kerja sama antarnegara yang berkelanjutan, melampaui dinamika politik dan ekonomi.

Sebagai informasi, Short Course ke Republik Rakyat Tiongkok akan berlangsung pada 6–16 Januari 2026 dan diikuti oleh 29 peserta dari lingkungan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. Program ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kerja sama berkelanjutan di bidang pengembangan SDM dan pembangunan infrastruktur antara Indonesia dan Tiongkok.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Ayodhia G. L. Kalake; Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Rachmat Kaimuddin; Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang Nazib Faizal; Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman Ronny Ariuly Hutahayan; serta para Staf Khusus Menteri, yakni Agust Jovan Latuconsina, Sigit Raditya, Herzaky Mahendra Putra, Merry Riana.

banner 336x280