banner 728x250

Menko PMK Instruksikan Respons Cepat Penanganan Banjir dan Longsor di Subang

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, satunasional – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, memerintahkan respons cepat dalam penanganan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Instruksi tersebut langsung ditindaklanjuti melalui kunjungan lapangan yang dipimpin Staf Ahli Bidang Pembangunan Berkelanjutan, Budiono Subambang, bersama tim dari Asdep Penanganan Pasca Konflik Sosial, Asdep Peningkatan Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan, serta Biro Umum dan Keuangan, pada Senin (8/12/2025). Kunjungan ini sekaligus mencakup penyerahan bantuan darurat bagi warga terdampak.

banner 336x280

Budiono menjelaskan bahwa Menko PMK menginstruksikan seluruh unsur pemerintah, baik BNPB, kementerian/lembaga terkait, maupun pemerintah daerah, untuk bergerak cepat dan terkoordinasi dalam memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Respons cepat ini adalah arahan langsung dari Bapak Menko PMK. Beliau meminta agar seluruh kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak segera dipenuhi, dan koordinasi antarinstansi berjalan tanpa jeda,” ujar Budiono saat diterima Bupati Subang beserta jajaran.

Berdasarkan laporan di lapangan, bencana tersebut menyebabkan 212 warga mengungsi, sementara enam rumah mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Sebagian pengungsi telah kembali ke tempat tinggal mereka setelah kondisi membaik. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, dan tidak ditemukan kerusakan pada fasilitas pendidikan, kesehatan, atau sarana ibadah.

Dalam kesempatan itu, bantuan simbolis diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Subang untuk selanjutnya didistribusikan kepada warga terdampak. Paket bantuan yang diberikan meliputi 100 paket sembako, pakaian, selimut, alas tidur, perlengkapan mandi, kebutuhan wanita dan balita, makanan, serta alat kesehatan dan masker medis.Urban Sustainability Education 2025

“Seluruh bantuan akan disalurkan langsung ke lokasi bencana. Kami juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk pemenuhan obat-obatan dasar serta layanan trauma bagi warga yang masih merasa waswas jika terjadi hujan,” kata Budiono.

Pemerintah daerah bersama Forkopimda sudah mengambil langkah penanganan awal, termasuk normalisasi saluran air sepanjang dua meter dan pembersihan lumpur di 17 rumah.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat turut menyiapkan penguatan saluran air dan penanaman vegetasi di lahan kritis seluas tiga hektare. Sementara itu, PT Danone Indonesia mengerahkan alat berat untuk membantu pengerukan saluran irigasi serta perbaikan material bangunan di area permukiman yang terdampak.

Budiono menegaskan bahwa Kemenko PMK akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan tahapan pemulihan pascabencana berjalan optimal, terstruktur, dan terkoordinasi lintas instansi.

Di akhir kunjungan, jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, dan warga terdampak menggelar doa bersama sebagai wujud harapan agar kondisi segera pulih dan sebagai penguat solidaritas dalam menghadapi bencana.

banner 336x280