banner 728x250

Relasi Sosial Bersama Kanwil Kemenhaj Jabar Panjatkan Doa untuk Kelancaran Ibadah Haji 2026

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jawa Barat, H. Boy Hari Novian, S.E., M.M,.
banner 120x600
banner 468x60

Bandung, satunasional – Menjelang penyelenggaraan ibadah haji 2026/1447 Hijriah, Relasi Sosial menyampaikan doa dan harapan agar seluruh rangkaian pelaksanaan haji tahun ini berjalan lancar, aman, dan penuh keberkahan.

Di tengah situasi geopolitik global yang masih dibayangi ketegangan di berbagai kawasan, organisasi tersebut menilai bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun ini tidak hanya membutuhkan kesiapan teknis, tetapi juga ketenangan batin serta solidaritas bersama.

banner 336x280

Bagi jutaan umat Muslim, haji bukan semata perjalanan fisik menuju Tanah Suci, melainkan perjalanan spiritual untuk menyempurnakan ikhtiar keimanan.

Pengurus Relasi Sosial, Abay Firman menegaskan bahwa dinamika global tidak boleh mengurangi kekhusyukan para jamaah dalam menjalankan rukun Islam kelima.

Menurutnya, di tengah dunia yang kerap dipenuhi riuh konflik dan ketidakpastian, ibadah haji justru menjadi ruang bagi umat untuk meneguhkan nilai perdamaian, persaudaraan, dan kemanusiaan.

“Di tengah konflik geopolitik global ini, kami berharap seluruh jamaah haji tetap dapat melaksanakan ibadah dengan khidmat, tenang, dan penuh kekhusyukan. Semoga seluruh proses penyelenggaraan berjalan lancar, para jamaah diberikan kesehatan, keselamatan, serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” ujar Abay Firman.

Ia menambahkan, ibadah haji selalu menjadi cermin harapan umat. Di saat dunia dipenuhi sekat dan pertentangan, jutaan manusia dari berbagai bangsa justru berkumpul dalam satu pakaian, satu tujuan, dan satu doa.

“Haji mengajarkan bahwa di hadapan Tuhan, perbedaan bangsa, bahasa, dan status melebur menjadi persaudaraan,” katanya.

Relasi Sosial juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan para jamaah, petugas haji, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan haji 2026/1447. Sebab, kelancaran ibadah haji bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan penyelenggara, tetapi juga menjadi harapan kolektif umat.

Di tengah arus zaman yang tak selalu tenang, doa-doa itu ibarat pelita: kecil, namun mampu menerangi perjalanan panjang.

Dan dari Tanah Suci, umat berharap lahir bukan hanya haji yang pulang dengan gelar, melainkan manusia yang kembali dengan jiwa yang lebih bening, hati yang lebih lapang, dan komitmen yang lebih kuat untuk menebar kemaslahatan.

Sementara, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jawa Barat, Boy Hari Novian, turut menyampaikan keyakinannya bahwa penyelenggaraan ibadah haji 2026/1447 akan tetap berjalan lancar meskipun dunia tengah menghadapi dinamika geopolitik yang tidak menentu.

Menurut Boy, pemerintah bersama seluruh unsur penyelenggara terus memperkuat koordinasi, pelayanan, dan sistem mitigasi guna memastikan keamanan serta kenyamanan jamaah, khususnya jamaah asal Jawa Barat.

Ia menegaskan bahwa situasi global tidak boleh mengurangi semangat dan kekhusyukan umat dalam menunaikan ibadah.

“Pemerintah terus melakukan berbagai langkah antisipatif dan penguatan koordinasi agar jamaah tetap dapat menjalankan ibadah dengan aman dan tenang. Kami berharap seluruh jamaah, khususnya dari Jawa Barat, dapat berangkat, beribadah, dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta memperoleh predikat haji yang mabrur,” ujar Boy Hari Novian. (A)

banner 336x280